Sunscreen Bisa Rusak Biota Laut. Benarkah? #KULKERWL

Hai semuanya, aku kali ini mau ngebahas soal sunscreen atau tabir surya yang merupakan salah satu produk wajib dipakai saat kamu ke pantai atau mau berenang, fungsinya untuk melindungi kulit dari matahari. Jujur aja, aku dari kecil sudah biasa pakai sunscreen karena aku ada genetik freckles. Supaya tidak makin parah, jadi aku sudah diajarin pakai sunscreen tiap hari khususnya ke pantai ataupun sebelum berenang.

Di umurku yang ke 23 tahun, aku baru tahu dan menemukan informasi baru. Di mana ada artikel yang menyebutkan kalah kandungan yang ada dalam sunscreen itu bisa merusak biota laut, khususnya terumbu karang. Lah? shock banget aku bacanya. Jadi selama ini aku berusaha melindungi kulit pas lagi ke laut malah merusak biota yang ada di dalamnya dong? sedih.

Mungkin hal ini juga kamu baru ketahui, makanya aku mau ngebahas di sini. Supaya wawasan kita semua makin luas. Anjay, jadi sama sama belajar aja kita hahahaha

Mengapa Sunscreen Berbahaya untuk Coral/Biota Laut?

Jawabannya adalah ada beberapa kandugan yang biasanya ada pada sunscreen dan sudah diteliti sehingga terbukti dapat mengancam kesehatan coral. Salah satu penilitian yang dilakukan NOAA (National Ocean and Atmospheric Administrasion) Amerika Serikat menghasilkan hal berikut ini:

Senyawa yang Ditemukan Sebagai ‘Toxic’ Bagi Coral

Jadi pada penilitian tahun 2016 yang dilakukan NOAA, sebenarnya banyak bahan kimia yang kerap kali digunakan pada sunscreen dapat mengakibatkan ‘racun’ bagi coral dan kehidupan laut lainnya. Salah satu bahan yang paling banyak ditemukan dibanyak produk adalah Oxybenzone atau BP-3 (Benzophenone-3), ada 3,500 produk seluruh dunia yang diteliti menggunakan bahan ini sebagai UV Filter. Senyawa ini ditemukan pada air limbah laut yang sempat djadikan lokasi berenang untuk orang-orang yang menggunakan suncreen.

Sedangkan, pada tahun 2013 NOAA juga menerbitkan jurnal yang di dalamnya menyebutkan senyawa kimia yang banyak ditemukan pada sunscreen, sabun, parfum, dan produk kosmetik lainnya sangat amat beracun pada coral. Dalam penelitian ini, kandungan benzophenone-2 bahkan dengan dosis yang amat sangat kecil saja bisa dengan cepat membunuh coral hidup di laut.

Tapi, bukan hanya kandugan tersebut aja yang ditemukan memiliki efek buruk untuk termbu karang, namun beberapa kandungan ini juga mampu memiliki efek yang sama:

Oxybenzone, Benzophenone-1, Benzophenone-8, OD-PABA, 4-Methylbenzylidene camphor, 3-Benzylidene camphor, nano-Titanium dioxide, nano-Zinc oxide

Baca juga: Alkohol Pada Skincare, Aman atau Tidak?

Efek Kandungan Sunscreen pada Coral dan Kehidupan Laut

Pada jurnal yang diterbitkan NOOA, terdapat empat efek dari senyawa sunscreen di laut terutama untuk karang yang sedang berkembang. Beberapa efeknya di antara lain, koral terlihat memutih (proses bleaching), terdapat kerusakan DNA (genotoksisitas), pertumbuhan kerangka atau koral menjadi abnormal (melalui gangguan endokrin), dan kelainan pada bentuk koral muda.

Pada penlitian tahun 2013, senyawa yang ditemukan dalam sunscreen ini juga terbukti menjadikan coral yang berwarna-warni memutih sehingga meningktkan mutasi DNA coral.

  • Green Algae (Algae Hijau): dapat menganggu pertumbuhan dan proses fotosintesis.
  • Coral (Terumbu Karang): mengakumulasi jumlah jaringan, menyebabkan proses pemutihan, merusak DNA, merusak terumbu karang yang masih muda bahkan membunuhnya.
  • Mussels (Kerang): dapat menyebabkan kecacatan pada kerang muda.
  • Sea Urchins (Bulu Babi): dapat merusak sistem kekebalan, reproduksi, dan merusak bulu babi baru/muda.
  • Fish (Ikan): dapat merusak kesuburan, reproduksi, dan menyebabkan karakteristik betina pada ikan jantan (jadi lekong maksudnya:( wkwk)
  • Dolphins (Lumba-Lumba): dapat menumpuk jaringan.
sumber: oceanservice.noaa.gov

Bagaimana Cara Mengatasinya?

Seperti yang ada di gambar sebenarnya ada beberapa cara. Peneliti menyarankan,

  • Hindari panas matahari langsung pada pukul 10.00 pagi hingga 14.00 siang.
  • Gunakan UPF (Ultravioler Protection Factor) sunwear atau pakaian yang memiliki teknologi untuk lindungi tubuh dari sinar ultraviolet matahari.
  • Pastikan gunakan payung atau berlindung di bawah payung
  • Menggunakan topi
  • Kacamata hitam yang memiliki UV Filter
  • atau gunakan sunscreen yang aman untuk kehidupan laut.

Lah emang ada ya? jujur aku juga baru tau mengenai hal ini pas kerja dan lagi nyari-nyari bahan tulisan. Eh nemu ini dan kaget banget, biasanya aku ke pantai ya pakai sunscreen sesuka hati tanpa tau ternyata ada kehidupan laut yang terancam. Gak lama, aku liat di ecommerce ada beauty brand indie lokal, yang mengeluarkan sunscreen coral friendly.

Jadi, sekalian aja deh aku tulis dan kasih referensi sunscreen yang coral friendly. Tapi dengan catatan ya, beberapa sunscreen yang aku cantumkan di bawah ini belum pernah aku coba, jadi pure aku tau dan dapatkan dari internet dan klaim brand tsb.

Baca juga:

Referensi Sunscren Coral Friendly

Jarte Sunscreen Spray Coral Friendly X Nathanie Christy

Jarte Sunscreen Spray Coral Friendly X Nathanie Christy
sumber: shopee

Sunscreen ini ada tiga ukuran yaitu, 30ml, 80ml, dan 100ml. Produk ini 2in1 jadi face mist sekaligus suncreen yang berbentuk spray. Sehingga bisa set makeup, mengontrol minyak berlebih, menyegarkan wajah, dan menjaga kulit dari sinar matahari. Diperkaya dengan ekstrak Licorice, Centella Asiatica, kaya antioksidan yang didapatkan dari vitamin B5, B1, B3 dan Vitamin E. Ini lokal tapi aku belum nemu SPF-nya berapa

Kokua Sun Care Hawaiian SPF 50 Natural Zinc Sunscreen

Kokua Sun Care Hawaiian SPF 50 Natural Zinc Sunscreen
sumber: kokuasuncare.com

Nah merk sunscreen ini adalah merk asli Hawaii. Aman untuk bayi juga coral dan engga mengandung senyawa yang berbahaya untuk biota laut lainnya. Mengandung 23 antioksidan  yang tujuh di antaranya berasal asli dari Hawaii. Sunscreen ini juga claimnya water resistance jadi awet dipakai pas kamu keringetan.

Supergoop Play 100% Mineral Broad Spectrum Lotion SPF 50

Supergoop Play 100% Mineral Broad Spectrum Lotion SPF 50
sumber: sephora

Mungkin brand yang satu ini sudah banyak yang tau, dengan SPF 50 tabir surya berbentuk lotion ini tidak lengket, tidak meninggalkan garis putih (whitecast), dan bisa digunakan pada wajah dan tubuh. Mengandung pomegranate dan minyak perila yang mampu melembabkan kulit.

funfact:

Hawaii merupakan salah satu negara yang mengunggulkan kecantikan terumbu karang. Ya kita udah sama sama tau lah ya, kalau negara ini salah satu devisa negara nomor satunya didapatkan dari pariwisata laut. Sehingga mereka tuh ngejaga banget keindahan, kebersihan, dan kesehatan biota lautnya. Maka dari itu, Hawaii jadi NEGARA PULAU PERTAMA yang melarang tabir surya.

Eh tapi,  Hawai hanya melarang sunscreen yang mengandung Oxybenzone dan Benzophenone. Maka dari itu, akan menjadi ILEGAL bagi orang-orang di Hawai untuk menjual atau mendistribusikan sunscreen dengan senyawa tersebut (kecuali dengan menggunakan resep atau kondisi tertentu) mulai 1 Januari 2021. Peraturan ini sedang diusahakan untuk dimasukan ke hukum resmi.

sumber: VOX

Yak sudah sampai di sini aja pembahasan aku mengenai bahayanya sunscreen untuk biota laut. Semoga kasih informasi dan ilmu baru untuk kalian. Kalau kalian mau baca artikel lain mengenai skincare dan kulit bisa klik KULKERWL^^

Terima kasih

Instagram : @awlrw

Facebook : Aulia Rizky Wijayanto

Email : ARizky78@gmail.com

Leave a Reply