Rahasia Swatch Lipstik Estetik dari Risa Lippielust

lippielust

Hai semuanya, sudah lama rasanya aku engga isi blog lagi. Sekarang aku kembali dengan pembahasan yang cukup unik setelah mengikuti salah satu acara dari Beautisquad, yaitu Ngopi Cantik. Acara Ngopi Cantik (Ngopcan) ini sudah dijalankan selama sembilan kali. Sebelumnya, aku juga pernah mengikuti beberapa Ngopcan lain, yang bisa kalian baca juga.

Tema Ngopcan kali ini super unik dan seru menurutku. Makanya, aku yang lagi padet ini jadwalnya bela-belain ikut dan menyempatkan diri buat bikin blog. Pembicara kali ini adalah Kak Risa Lippielust, dengan topik pembicaraan Swatching 101. Aku super penasaran banget gimana sih Kak Risa, bisa bikin swatch lip produk sebagus dan serapi itu. Kalian penasaran juga gak?

Kalau penasaran, silahkan baca lebih lanjut karena aku bakal bocorin apa aja yang kak Risa ajarkan di Ngopcan.

Siapa Dibalik Akun Lippielust?

Pemilik akun Lippielust adalah Rissa. Jika dihitung dari 2019, ia telah menjalankan akun tersebut selama lima tahun. Mulai fokus menjadi swatcher sejak tahu 2014, saat itu Rissa masih bekerja sebagai freelance graphic designer. Ssedangkan sekarang, Lippielust adalah tim, yang terbagi ke beberapa bagian, ada yang berperan sebagai kreatif, finance, PR/Manager, videographer, dan soon akan ada photo retoucher.

Baca juga: Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia yang Baik & Benar Untuk Blog, Perlukah?

Menemukan Tujuan Lippielust

Saat itu, Rissa, sebagai orang yang menjalani akun tersebut merasa kesulitan untuk mencari swatches lipstik di kulit Asia, khususnya Indonesia. Padahal kalau kita lihat di pasaran, lipstik itu warnanya banyak sekali. Sedangkan model yang digunakan biasanya memiliki kulit fair atau terang sekali sehingga tidak sesuai dengan kulit Rissa.

Berangkat dari masalah tersebut, Rissa mulai gemar swatching lipstik. Permulaan, Rissa melakukannya sembunyi-sembunyi karena malu dan efek bullying yang sampe sekarang juga masih kerasa efeknya. Dulu, Rissa pernah di-bully karena katanya bibirnya kaya piyo-piyo (bentuknya berbeda).

Tapi, lama kelamaan, hasilnya dilirik dan disukai banyak orang. Bukan hanya itu, dia juga mendapatkan support dari orang terdekat. Sejak saat itu lah, Rissa merasa kalau swatching lipstick itu terasa relaxing dan ia mulai merasa kalau swatch yang dibuat bermanfaat untuk orang lain.

Uniknya, niat awal Rissa yang ingin membuat swacth lipstik untuk kulit Asia khususnya Indonesia bukan berarti hasil karyanya tak disukai orang luar, buktinya followers Rissa justru dari luar negeri, terutama US dan Amerika Selatan karena mereka bisa relate betapa swatches saat itu sangat exclusive (banyaknya yang berkulit putih aja).

lippielust
source pexels.com

Proses Pengerjaan Swacth Lipstik ala Lippielust

Untuk mengerjakan konten swatch lipstik dari awal hingga bisa kalian lihat, Rissa membutuhkan waktu setidaknya tiga hari sampai seminggu. Berikut gambaran dari Rissa,

Senin, fotografer produk foto produk. Supaya tube-nya gak kotor

Selasa, foto arm swatches. Biasanya, kalau gak terlalu banyak, kita buatkan styled arm swatches (yang digambar), dan juga pastinya classic swatches. Ini juga bisa 1-3 brand, tergantung banyaknya warna.

Rabu, foto lip swatches 1 produk yang terdiri dari 5 warna. 5 warna masih aman, gak terlalu banyak tapi gak sedikit juga. Dalam 1 hari itu bisa 1-3 brand yang difoto, tergantung banyaknya warna.

Kamis, baru bisa bikin blog.

Baca juga: Ngopi Cantik Beautiesquad #3 : Beautiesquad 101

Tantangan Jadi Lip Swatcher

Rissa menyebutkan, tantangan untuk dirinya terasa berat saat baru memulai. Maka dari itu, tentu masalah ini bisa sangat relate dengan teman-teman lainnya. Menurut Rissa, tantangannya saat ini sudah beda perspektif sehingga ia memberikan pandangannya saat baru memulai, seperti:

1. Cahaya

Mencari cahaya yang pas dan bagus tanpa ada tambahan lighting merupakan tantangan tersulit menurut Rissa. Dulu,  Rissa memulai tanpa kamera. Ia hanya bermodalkan HP dan Photoshop.

2. Kondisi Bibir

Rissa melanjutkan, sebelum swatch kondisi bibir harus bener-bener siap. Gak boleh pecah-pecah. Setiap kali bibir pecah-pecah, pasti fotonya ditunda.

3. Jenis Lip Porduct

Jenis lip product juga bisa jadi tantangan tersendiri buat Rissa karena beberapa produk jenisnya susah dihapus atau susah hilang dari bibir sehingga memakan banyak waktu, jenis produk bibir yang sulit hilang adalah LIp Stain.

Nah, lalu usai membaca ini, apakah keinginanmu untuk menjadi swatcher lipstik seperti Rissa semakin besar? Kalau begitu simak tips dari Rissa untuk kamu yang ingin menghasilkan swatch lipstik yang baik.

lippielust
source pexels.com

Tips Membuat Swatch Lipstik yang Cantik

1. Punya Keberanian

Banyak orang yang mau coba lip swatching tapi gak pede, takut di-bully / judge, dll. Menurut Rissa, hal ini wajar terjadi, tapi kamu harus bisa melaluinya.

2. Manfaatkan Tripod dan Timer

Tripod dan timer tentu akan memudahkan kamu mengerjakan konten, supaya kamu bisa lebih rileks dan tidak perlu grasak grusuk, pindah sana sini. Rissa juga menyebutkan, jika bisa belajar pose dari awal, supaya nantinya terbiasa dengan posenya.

3. Persiapkan Tools Makeup

Alat yang dimaksud adalah lipstick remover, spongefoundation karena saat menghapus lipstik biasanya makeup kita akan terhapus juga (yang di area bibir) pastikan alat tersebut ada di jangkauan kalian.

4. Editor Foto

Menurut Rissa, photo retouching itu enggak ada masalah, enggak haram, dan bukan kejahatan sehingga kita harus menghindarinya. Pastikan saat mengedit foto, kamu membawa produknya supaya kamu bisa samakan warna asli dengan warna yang di foto.

Itulah beberapa rahasia swasth lipstik ala Lippielust. Aku bacanya kagum banget, apalagi bisa sampe serapi itu. Engga heran, Kak Rissa bisa ada di posisi sekarang ya berkat kerja kerasnya ini.

Untuk Kalian yang mau jadi swatcher tetap semangat berusaha mengupgrade kualitas konten bersama ya.

 

Instagram : @awlrw

Facebook : Aulia Rizky Wijayanto

Email : arizky@gmail.com

 

 

 

14 Replies to “Rahasia Swatch Lipstik Estetik dari Risa Lippielust”

  1. bener banget kalo udah bibir lagi pecah-pecah buyar deh mau foto swatch lip cream, wahh jadi ini rahasia dapur nya lippie lust nya di balik fotonya yang bagus2

  2. Keren ya. Ternyata punya tim khusus dan kerjanya berhari-hari. Wajar deh hasilnya cantik gitu

  3. Gara2 ikut ngopcan ini, aku jadi tahu untuk bikin lio swatch aja butuh proses yang panjang dan ga gampang yah

  4. Aku selalu suka deh lihat foto swatches lipstick gitu. Ternyata ini perkerjaan yang cukup sulit ya. Apalagi kondisi bibir harus sehat sehingga hasilnya bisa bagus.

  5. Ini tuh bener-bener butuh kejelian dan feeling kali ya…pas nge-swatch.
    Kalau jam terbangnya masih pendek, feelingnya bakal kurang terasah.

  6. Saya memang selalu ngikutin Risa lippielust karena memang foto swatches nya dia bagus banget di bibir, terlihat rapi dan sama semuat cuma beda warna, thank you tips nya

  7. Aku termasuk yang suka warna bibir yang kering dan pecah-pecah ya, tipsnya bermanfaat sekali ya

  8. Jadi nggak ada salahnya ya kalau kita mau retouching foto agar hasilnya juga lebih maksimal ya

  9. Nggak ada contoh foto swatches dari Rissa kah? Pengin lihat loh kayak apa Rissa bikin tampilan swatches yang menarik. Butuh effort juga ya ternyata jadi swatcher lip produk gini,

  10. idenya keren juga ya, ga kepikiran aku swatch lipstik gitu, buat aku yang pemula dalam make up kadang masih ga pede-pede ngelakuin ini, apalagi bibir kalau lagi kering. baru ngeh kalau Lippi adalah sebuah team, keren. berawal dari sebuah bullying malah jadi sebuah prestasi

  11. Keren banget ya buat foto swatch lipstik profesional tuh bener bener harus extra yah, wah ini bisa banget ditiru

  12. kece banget ka Rissa, emang pas aku kepoin soal swatches, yang kluar d kolom fav itu ya ka Rissa dong. Suka banget sama rapih dan menag butuh keberanian ya buat swatches ini, kadang ada beberapa shade bikin akward gitu

  13. Swatch lipstick ini penting banget menurutku ya, apalagi ketika kita akan membeli secara online atau mau lihat reviewnya ya. Nah untuk editing ini kak biasanya banyak banget ya over jadi warna kadang gak sesuai dengan ekspektasi.

  14. swatch lipen emang gak main2 ya kalo di bibir. harus dijaga biar bibirnya gak lecet. aku pernah swatch lipen sampe lecet gitu, malah jadi gak ngerjain konten beberapa hari karna lecet itu, sebel. tips2nya bagus banget buat dicoba nih 🙂

Leave a Reply