Membahas Blue Light dan Resikonya Untuk Kulit #KULKERWL

Hai semuanya, kali ini aku bukan mau review produk nih tapi mau menginformasikan dan mebahas soal blue light. Mungkin banyak orang yang sudah tau ataupun belum, makanya aku mau bahas. Soalnya, blue light ada di mana-mana dan ada di sekitar kita dan memiliki resiko untuk kesehatan maupun kulit. Nah lu, makanya yuk simak apa sih sebenarnya blue light dan emang apa efek negatifnya?

Bentar…bentar…

Sebelum membahas lebih jauh mengenai Blue Light dan segalanya itu. Aku pengen kasih tau kalian kenapa aku mau bahas topik ini. Pada dasarnya, aku sudah mengenal Blue Light ini sejak tahun dua tahun lalu, tapi yaudah gitu karena gimana ya, di jaman sekarang kita ga bisa lepas 100% dari paparan Blue Light. Jadi mirip-mirip deh sama matahari, aku cuma berusaha untuk menggunakan sunscreen yang baik dan benar aja di luar maupun dalam rumah.

Tapi, mulai 2020 awal, makin banyak keluar skincare atau produk perawatan kulit yang bisa klaimnya bisa melindungi kulit dari paparan Blue Light. Wah makin inovatif kan!

Masalahnya, belum banyak yang aware sama Blue Light ini, walaupun skincarenya udah ada. Apalagi baru baru ini Wardah sebagai salah satu brand lokal halal yang banyak banget penggemarnya baru aja ngeluarin sunscreen baru yang punya perlindungan ekstra untuk kulit dari paparan Blue Light.

Karena Wardah fansnya buanyak, jadi penting buatku menyediakan informasi lebih mengenai Blue Light. Ya harapannya semoga bisa lebih banyak orang yang tahu dan lebih peduli sama kesehatan kulit.

Baca juga: Cara Membersihkan Komedo dengan Baking Soda Ternyata Seampuh Itu! #KULKERWL 4.0

Apa Itu Blue Light / Sinar Biru?

Blue Light atau sinar biru merupakan paparan cahaya yang dikeluarkan oleh benda mati, kebanyakan elektronik. Bukan berarti cahayanya atau sinarnya warna biru ya, tapi dasar warna atau gelombang yang dikeluarkan cahaya tersebut berwarna biru, makanya disebut Blue Light. Biasanya Blue Light ini dikeluarkan oleh lampu, layar elektronik seperti televisi, handphone, maupun gawai lainnya.

Kalau dipakai pada siang hari, sinar biru ini memberikan efek pada tubuh maupun mood. Kalau misalnya cahaya kuning membuat kita jadi lebih tenang dan santai, cahaya biru dapat meningkatkan reaksi dalam tubuh. Tapi kalau pas malam hari, pas mata kita jadi silau banget. Kaya pas buka HP dalam kondisi lampu kamar mati, pasti di mata rasanya nyelekit kan? Makanya cahayanya kita kecilin. Nah itu lah efek natural, alami, dan paling cepat yang kita alami ketika terpapar sinar biru.

Kalau menurut Wikipedia, Blue Light adalah cahaya tampak berenergi tinggi adalah frekuensi tinggi, cahaya berenergi tinggi pada pita ungu / biru dari 400 hingga 450 nm yang memiliki sejumlah efek biologis, termasuk pada mata.

Currently The French Agency for Food, Environmental and Occupational Health & Safety (ANSES) report from 2019 supports the 2010 result on the toxicity of blue LED light (400-450nm spike) to the eye, which can lead to impaired vision. It highlights short term effects on the retina linked to intense exposure to blue LED light, and long term effects linked to the onset of age-related macular degeneration

Anses, Fr

Nah dari penelitian di atas kita bisa tau nih, kalau Blue Light itu punya ‘racun’ khususnya untuk mata di tingkatan tertentu. Bukan cuma itu sobat, efek buruk Blue Light ini bisa berefek pula ke pola tidur, penyakit bawaan, bahkan kulit.

Efek Blue Light untuk Kesehatan

Aku enggak akan bahas banyak mengenai kesehatan ya karena concern aku di kecantikan hehe tapi rasanya sayang kalau dilewatkan. Jadi aku akan bahas dari satu sumber yang kredibel, ini laman kesehatannya Harvard.

Paparan cahaya menekan sekresi melatonin, hormon yang memengaruhi ritme sirkadian, yang merupakan proses internal dan alami yang mengatur siklus tidur-bangun dan mengulang setiap 24 jam. Tingkat kecerahan lampu yang melebihi cahaya lampu meja yang cenderung redup atau dua kali cahaya malam hari memiliki efek yang kurang baik Nah lampu biru ini, kekutannya cukup ‘powerfull’ apalagi di malam hari.

Makanya kalau kalian main HP tengah malem sebelum tidur kadang enggak ngantuk-ngantuk kan? tiba-tiba udah pagi aja.

Baca juga: Benarkah Sleeping Mask Sama Dengan Night Cream? #KULKERWL 3.0

Melindungi Diri dari Blue Light di Malam Hari

  • gunakan lampu tidur kuning atau merah yang agak redup, agar mengingatkan sistem sirkadian untuk meningkatkan melatonin
  • hindari menggunakan HP, laptop, TV satu hingga dua jam sebelum tidur
  • gunakan kaca mata yang memiliki proteksi terhadap blue light.

Efek Blue Light untuk Kulit

Berdasarkan sumber ini, selama pandemi ini tentu waktu kita lebih banyak dihabiskan di rumah. Otomatis waktu dan durasi terpapar sinar biru dari elektronik tentu meningkat drastis dibandingkan biasanya.  Nah sayangnya, hal ini bisa jadi berdampak kepada bintik-bintik cokelat pada kulit serta timbulnya hiperpigmentasi seberti melasma dan memungkinkan timbulnya photoaging dan kerusakan kolagen. Sehingga menyebabkan keriput dan kelemahan kulit .

Tapi tentunya, efek ini tidak akan terlihat instan saat itu juga. Seperti akibat sinar matahari, akibat blue light juga sifatnya kumulatif. Jadi pelan-pelan pasti ada.  Seperti yang aku bilang di atas, blue light ini juga menganggu sirkulasi tidur kamu, sehingga kamu berpotensi kurang tidur.

Sebuah rumus ya ini:

Kurang Tidur itu TIDAK BAIK untuk Kesehatan Kulit

Tapi, penelitian menegenai cahaya biru atau blue light ini masih berlanjut dan masih dikorek lebih dalam kok guys. Jadi belom paten gitu lho, bisa jadi nanti ada temuan baru kan?

Nah karena adanya penelitian ini, banyak banget merk-merk skincare yang ngeluarin embel embel Blue Light Protection. Seolah-olah spesial dan mampu melindungi kulit dari sinar biru. Padahal, bahan yang digunakan itu basiclly SAMA AJA kayak skincare lain yang bagus untuk melindungi kulit dari paparan sinar matahari.

Misalnya gini,

Ada skincare mengandung Green Tea/Pome/Vit.C yang kaya antioksidan dan dilengkapi SPF 50 PA++ pula. Produk dengan kandungan seperti ini emang BAGUS untuk melindungi kulit dari paparan dan efek buruk sinar matahari. Namun juga berfungsi sama terhadap Blue Light.

Aku sederhanakan deh, intinya blue light ini adalah matahari digital. Makanya kita melindungi kulit kita dengan produk yang manfaatnya sama untuk melindungi kita terhadap matahari.

Baca juga: Sunscreen Bisa Rusak Biota Laut. Benarkah? #KULKERWL

Melindungi Kulit dari Blue Light

Sekarang udah paham?

Kalau belum aku jabarkan lebih detil ya. Kalau pagi, walau kamu di dalam kamar aja ga terkena matahari sedikitpun. Tetap gunakan sunscreen, karena produk ini bisa lindungi wajah kamu dari Blue Light yang dipaparkan HP/Laptop.

Kalau malam gimana? gunakanlah produk yang kaya antioksidan dan pastikan kurangi intensitas kamu menggunakan HP sebelum tidur. Beri kulit kamu waktu untuk beristirahat!

Dah ya? paham ya? udah panjang betul nich. Semoga artikel ini cukup menjawab kebingungan da kegundahan hati klen ya.

 

Instagram : @awlrw

Facebook : Aulia Rizky Wijayanto

Email : ARizky78@gmail.com

Leave a Reply