HALE Let’s Clay! Mask Review

Hale Let's Clay Mask

Hai semuanya, kalian apa kabarnya? semoga baik-baik aja ya. Di postingan kali ini, aku mau ngebahas salah satu masker lokal yang sedang ramai dan mengguncangkan kancah media sosial. Soalnya, yang punya masker ini tuh beauty influencer yang emang aktif banget membicarakan dan mengedukasi banyak orang soal skin care dan cara merawat kulit yang tepat, tidak lain tidak bukan, dia adalah Bellinda Putri.

Kak Bel ini banyak banget penganutnya(?) apalagi kalau udah ngomongin skin care.  Nah makanya exciting banget pas tau, Kak Bel ngeluarin Hale dan anak pertamanya Hale Let’s Clay. Sejak aku break out tahun lalu, aku yang awalnya menghindari clay mask, jadi suka dan merasa perlu. Karena, komedo dan kotoran yang nyangkut bisa keangkut sama masker jenis ini.

Tentang HALE Let’s Clay! Mask

Sebelum ngomongin maskernya, kita kenalan dulu yuk sama Hale. Pasti belum banyak yang tau soal brand ini. Wajar kok, karena brand ini newborn banget. Hale sendiri merupakan brand lokal yang ingin menghadirkan produk simple, aman, efektif, dan harga yang rasional untuk banyak orang. Hale merupakan brand yang menginginkan kulit setiap orang lebih kuat dan sehat sehingga menjadi lebih baik. Sehingga, Hale berkomitmen untuk membuat formulasi di setiap produknya agar bisa digunakan di semua jenis kulit, termasuk kulit sensitif.

Maka dari itu Hale, berkomitmen untuk TIDAK MENGGUNAKAN simple alcohol dan fragrance (termasuk ekstrak tumbuhan atau oil yang berpotensi mengiritasi).

Let’s Clay! Licorice, Green Tea, and Charcoal Clay Mask

Masker clay yang mampu membersihkan kulit dan mengangkat kotoran serta minyak berlebih yang mampu menghambat pori-pori. Sehingga pori-pori lebih bersih, terlihat mengecil, dan memaksimalkan penyerapan skin care lainnya. Masker ini juga bisa dipergunakan untuk spot treatment yang digunakan pada jerawat sehingga membantu proses penyembuhan lebih cepat. Tidak membuat kulit merasa kering ataupun ketarik (ketat).

Let’s Clay! Licorice, Green Tea, and Charcoal Clay Mask sendiri mengandung Kaolin dan Charcoal yang berfungsi untuk membersihkan kotoran dan minyak berlebih, Licorice dan Green Tea yang mampu menenangkan kulit dan tidak mengiritasi, Vitamin E dan Gliserin yang menjaga kelembapan kulit sehingga kulit tidak kering, dan Lactic Acid (AHA yang diambil dari susu) yang mampu menghidrasi dan membantu mencerahkah warna kulit yang tidak sama.

Harga: Rp. 129.000, –
Ukuran: 85 gr

Kemasan

 

Kemasannya Hale ini identik dengan warna putih dan biru langit. Kotak kertasnya juga senada desainya, di bagian kanan kirinya juga lengkap informasi mengenai produk, cara pakai, komposisi, dan segala macamnya. Untuk kemasan produknya sendiri bentuknya tube, padat jadi enggak kopong. Aku pribadi suka sih kemasan gini karena lebih higienis, karena produknya di dalem tuh gak terkontaminasi sama udara atau apapun. Tutupnya flip top terus corong atau lobangnya kecil jadi pas gitu ngeluarinnya.

Komposisi

Aqua, Kaolin, Butylene Glycol, silica, Magnesium Alminum Silicatem PEG 100 Stearate, Glyceryl Stearate, Oryza sativa hull powder, Decyl Glucoside, Glycerin, Licorice (Glycyrrhiza Glabra) Extract, Charcoal Powder, Lactic Acid, Caprylyl Methicone, Camellia sinesis (Green Tea) Leaf Extract, DMDM Hydantoin, Phenoxyethanol, CL 77266, Tocopheryl acetate, Xanthan gum, Disodium EDTA.

Tekstur & Aroma

Tekstur masker ini creamy banget tapi masih cenderung light dan gampang banget dibaur. Bukan cuma clay aja, di maskernya ini ada micro scrub, halus tapi tetap berasa di kulit. Jadi masih aman dan enggak nyakitin kulit gitu. Nah salah satu keunggulan Hale, adalah NO FRAGRANCE. Sehingga produk-produk mereka itu ga pake pewangi tambahan, alhasil produknya engga wangi parfum gitu. Paling kalau ada aroma ya aroma dari bahan-bahan yang dipakai.

Cara Pakai

Aplikasikan masker pada kulit wajah yang bersih secara merata. Diamkan selama 10 menit atau hingga kering. Bilas dengan air hangat dan keringkan wajah dengan handuk bersih. Pastikan membilas wajah dengan bersih dan agar tidak meninggalkan residu charcoal pada wajah.

Review

Oke sekarang mari kita bahas masker lokal yang satu ini. Sejujurnya, aku pribadi kurang suka sama masker yang bentuknya wash off dan terutama berbahan dasar charcoal kayak gini, kenapa? biasanya, masker yang mengandung charcoal di kulitku hasilnya bikin kering dan ketarik. Aku kurang suka.

Tapi karena kejadian breakout tahun lalu dan aku dikenalkan sama beberapa masker charcoal aku mulai berpikir dan merasakan manfaat masker clay untuk kulit. Ternyata untuk keseimbangan kesehatan kulit, masker clay penting juga sih setidaknya dipakai seminggu sekali. Kenapa? karena masker clay ini bisa ngangkat kotoran yang ada di pori-pori. Kalau kalian punya komedo timbul, pakai masker clay ini juga bisa keangkat.

Setelah sebulanan aku pakai masker ini dan banyak ngobrol sama orang yang pakai masker ini juga, aku memutuskan untuk menobatkan masker ini sebagai masker clay lokal favorit aku. Kenapa? Yuk sini aku jabarkan alasannya.

Pertama, masker ini sama sekali engga bikin kulit kering. Jujur agak kager yah pertama kali pakai masker ini, setelah dibilas tuh bener-bener engga ada rasa kering atau ketarik seperti kebanyakan masker clay lainnya. Jadi, setelah dibilas ya wajah rasanya tetep lembut tapi sama sekali enggak ada sensasi kering. Aku bisa bilang, kayak engga pakai masker clay wkwk

Kedua, membuat wajah lebih cerah. Seperti yang aku bilang di atas, masker ini itu ada micro scub yang terbilang mild di kulit. Selain si charcoal, micro scrub ini juga bisa berfungsi untuk mmbantu mengangkat sel-sel kulit mati yang ada di kulit. Dengan kata lain, kalau wajah kita bersih tanpa kotoran dan sel kulit mati, pasti keliatan lebih bersih.

Ketiga, ngebantu banget mempercepat penyembuhan jerawat dan ngangkat komedo. Guys, kalau kalian rutin pakai makeup pasti komedo numpuk deh, apalagi kalau kalian jarang double cleansing atau caranya salah. Nah, kalau hidung aku udah gatel banyak komedo, si Hale ngebantu banget buat ngangkat komedo, Kalau dibagian hidung kadang suka aku pijat berputar agak lama, buat ngerontokin komedonya.

Si masker Hale ini juga ngebersihinnya enggak susah, gampang banget. Tapi yang bikin janggal (walau sebenarnya bisa di toleransi kok) adalah residunya. Aku agak kaget sih karena sebelumnya enggak ada yang ngomongin hal ini di media sosial, sampe akhirnya waktu itu aku ketiduran setelah pakai masker ini. Cuma aku bilas tok engga pakai apa apa lagi. Pas paginya bersihin muka, eh dalah banyak banget residunya hitam gitu!

Super shock, aku langsung nanya kak Bel karena (again gak ada yang ngomongin ini di sosmed). Setelah tercerahkan  dan trial error lagi akhirnya aku tau kenapa ada residu saat itu. Salah satu sebabnya itu aku pakai ketebelan jadi bubuk charcoal yang kasat mata ketinggalan di pori-pori.

Sejak saat itu, aku pakai Hale secukupnya banget bahkan cenderung tipis buat menghindari residu. Kalau kalian ngalamin hal yang sama sebenarnya enggak usah khawatir sih karena residu ini bisa dibilas pakai air atau kalian hapus menggunakan toner dengan kapas.

Nah makanya, kalau kalian kepo bisa banget cobain masker clay lokal yang satu ini. Kalian bisa beli di Shopee atau Tokopedia. Tp biar diskon dan lebih hemat kalian bisa banget beli diwebsitenya Hale, soalnya kalau kalian input kode AWLHALE kalian langsung ngedapetin diskon 10% !

Hale.id

Instagram : @awlrw

Facebook : Aulia Rizky Wijayanto

Email : ARizky78@gmail.com

 

Leave a Reply